BI Intervensi saat Rupiah Dibuka di Rp18.021 per Dolar AS
Rupiah melemah 0,46% ke Rp18.021 per dolar AS pada pembukaan Jumat, sementara BI menyatakan intervensi berlanjut.

Foto: DΛVΞ GΛRCIΛ / Pexels
Rupiah dibuka melemah 83 poin atau 0,46% ke Rp18.021 per dolar AS pada Jumat, 16 Oktober 2026, dari penutupan Rp17.938. Bank Indonesia menyatakan intervensi berlanjut untuk menjaga stabilitas di tengah tekanan global.
Erwin Gunawan Hutapea dari BI menyebut intervensi dilakukan lewat NDF offshore, transaksi spot dan DNDF domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder. Bank sentral juga menjaga likuiditas dan mengelola suku bunga pasar uang.
Sentimen penghindaran risiko global menguatkan dolar AS dan mendorong arus keluar modal portofolio, yang diperkirakan berlanjut. Rupiah melemah 0,28% pada kuartal berjalan. Cadangan devisa tercatat US$146,3 miliar pada akhir September 2026.
IHSG anjlok 469,86 poin atau 8,01% ke 5.393,92 pada Jumat pagi hingga perdagangan dihentikan sementara. LQ45 turun 49,14 poin atau 8,33% ke 540,95. Gejolak menyusul konsultasi MSCI atas usulan mengubah status pasar Indonesia dari emerging menjadi standalone market.





