News Update
Nasional

BI Siapkan DNDF dan Spot untuk Jaga Rupiah dari Sentimen MSCI

BI menyiapkan intervensi DNDF atau spot jika tekanan akibat sentimen MSCI mendorong volatilitas rupiah melewati batas toleransi.

Memuat gambar...
BI Siapkan DNDF dan Spot untuk Jaga Rupiah dari Sentimen MSCI

Foto: Sascha Hormel / Pexels

Bank Indonesia (BI) pada Jumat (23/10/2026) menyatakan siap merespons tekanan rupiah terkait sentimen MSCI melalui instrumen DNDF atau transaksi spot. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan langkah itu bergantung pada kondisi pasar valas.

BI lebih dulu memantau keseimbangan pasokan dan permintaan rupiah serta valuta asing. Intervensi dilakukan jika transaksi valas melampaui batas toleransi bank sentral, mengganggu nilai tukar, dan volatilitasnya dinilai terlalu tinggi.

Pemilihan instrumen disesuaikan dengan waktu keluarnya dana investor asing. Jika modal belum ditarik pada hari yang sama, BI dapat memakai DNDF untuk mengantisipasi risikonya. Jika penarikan berlangsung hari itu, bank sentral dapat masuk melalui pasar spot.

Erwin menyebut rupiah sempat melemah melewati Rp18.000 per dolar AS setelah sentimen MSCI, tetapi tekanan itu tidak berlangsung lama dan masih dapat dikelola. BI juga menyatakan transaksi valas sejauh ini masih dalam batas toleransi. Perkembangan ini menempatkan stabilitas rupiah sebagai fokus respons bank sentral terhadap gejolak pasar.

Berita lainnya