Brent Ditutup US$109,86, WTI US$101,41 Saat Konflik Timur Tengah Memanas
Harga Brent dan WTI naik pada 16 Oktober 2026 karena pasar memperhitungkan risiko gangguan pasokan akibat eskalasi konflik Timur Tengah.

Foto: Engin Akyurt / Pexels
Harga minyak mentah global menguat pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Brent ditutup di US$109,86 per barel, naik 3,72%, sedangkan WTI berada di US$101,41 per barel, menguat 3,51%.
Kenaikan dipicu kekhawatiran pasokan setelah serangan di sekitar Selat Hormuz meningkat dalam 10 hari terakhir. Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan mencegat rudal balistik menuju Yanbu, sementara konflik Saudi-Houthi dan Iran terus memanas.
Houthi juga menembakkan rudal ke kompleks istana presiden di Aden dan menewaskan dua penjaga. Perkembangan itu menambah perhatian pelaku pasar terhadap keamanan jalur energi dan kelancaran pengiriman minyak.
Brent naik 4,91% dan WTI 10,41% sepanjang pekan. IEA melepas lebih dari 20 juta barel bahan bakar, tetapi pasar belum mereda. AS mempertimbangkan pencabutan sanksi terhadap kapal armada bayangan untuk menambah pasokan, sementara risiko gangguan masih diperhitungkan.
Sumber: CNBC Indonesia





