BUVA: Tak Ada Fakta Material Lain di Tengah Volatilitas Transaksi
BUVA menyatakan tidak mengetahui fakta material lain di balik volatilitas transaksi, selain PMHMETD II dengan rencana penerbitan maksimal 50 miliar saham baru.

Foto: Mikhail Nilov / Pexels
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menjawab permintaan Bursa Efek Indonesia pada 27 Oktober 2026 terkait volatilitas transaksi. Corporate Secretary Rian Fachmi menyatakan perseroan tidak mengetahui fakta material lain yang memengaruhi nilai efek atau keputusan investasi.
Perseroan juga menyebut tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu yang perlu dilaporkan. BUVA menyatakan informasi material lain terkait harga efek dan kelangsungan usaha juga tidak ada yang belum disampaikan kepada publik.
BUVA sedang menjalankan PMHMETD II dan menyampaikan tambahan informasi serta prospektus pada 6 Oktober 2026. Dokumen itu memuat penerbitan maksimal 50 miliar saham baru, setara maksimum 203,11% dari saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
Aksi tersebut akan berdampak pada jumlah saham BUVA yang tercatat di BEI. Di luar PMHMETD II, perseroan menyatakan belum memiliki rencana korporasi lain dalam tiga bulan mendatang yang memengaruhi pencatatan saham.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI





