News Update
Kripto & Isu Global

Circle Bidik Sekitar 40 Negara Berkembang untuk Perluas USDC

Circle berencana masuk sekitar 40 negara berkembang, seiring meningkatnya permintaan stablecoin di sejumlah kawasan.

Memuat gambar...
Circle Bidik Sekitar 40 Negara Berkembang untuk Perluas USDC

Foto: cottonbro studio / Pexels

Circle berencana masuk ke sekitar 40 negara berkembang, kata CEO sekaligus ketuanya, Jeremy Allaire, pada 16 Oktober di Bangkok. Ia menyampaikan rencana itu saat menghadiri pertemuan IMF dan Bank Dunia.

Menurut Allaire, permintaan stablecoin meningkat di Asia Tenggara, Amerika Latin, Afrika, dan Timur Tengah. Pelaku usaha serta individu di kawasan tersebut mencari akses ke ekonomi berbasis internet dan pemanfaatan digital.

Allaire menilai adopsi blockchain sedang bergeser dari tahap pengguna awal menuju penggunaan arus utama. Circle menerbitkan USDC, stablecoin yang dipatok terhadap dolar AS; peredaran USDC tercatat US$73,3 miliar pada kuartal II, naik 19% secara tahunan.

Ekspansi itu berpotensi memperluas penggunaan USDC untuk pembayaran lintas negara, sekaligus meningkatkan persaingan dengan stablecoin lain dan penyedia pembayaran. Circle menguasai sekitar 25% pasar stablecoin global, sementara USDT Tether hampir 60%.

Sumber: Cointelegraph

Berita lainnya