Emas Turun 0,69% Sepekan ke US$4.165, Pasar Cermati The Fed
Harga emas turun 0,69% sepanjang pekan ke US$4.165 per troy ons saat pasar menimbang peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember 2026.

Foto: Alesia Kozik / Pexels
Harga emas di perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (17/10/2026), ditutup pada US$4.165 per troy ons. Berdasarkan data Refinitiv, harga turun 0,13% dari sesi sebelumnya dan terkoreksi 0,69% secara point-to-point sepanjang pekan.
Tekanan muncul setelah data inflasi Amerika Serikat lebih panas dari perkiraan. Inflasi produsen naik paling tinggi dalam 4,5 tahun, menyusul laporan harga konsumen yang meningkat pada September 2026.
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menilai ekonomi AS masih kuat tanpa memberi petunjuk arah suku bunga. Austan Goolsbee menyebut data itu mengecewakan, sedangkan Beth Hammack membuka kemungkinan kenaikan lebih agresif jika ekspektasi inflasi publik turun tajam.
Pasar mayoritas memperkirakan suku bunga tetap bulan ini, tetapi CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan 90% pada Desember 2026. Suku bunga tinggi mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Sumber: CNBC Indonesia





