Emas Turun 7,45% Sebulan, Logam Mulia Tertekan pada September
Harga emas, perak, platinum, dan palladium melemah pada September 2026 karena dolar AS dan yield US Treasury menguat; arah The Fed menjadi penentu prospek Oktober.

Foto: merwak. raw / Pexels
Harga empat logam mulia melemah hingga penutupan perdagangan Jumat (2/10/2026). Emas turun 3,38% sepekan dan 7,45% sebulan ke US$ 4.140,19 per ons troi, sementara perak turun 6,06% dan 9,85% ke US$ 60,36.
Platinum berada di US$ 1.700 per ons troi, turun 4,37% sepekan dan 7,31% sebulan. Palladium menjadi yang paling tertekan, turun 8,11% dan 18,58% ke US$ 1.172,50 per ons troi.
Analis komoditas menilai penguatan Indeks Dolar AS dan kenaikan yield US Treasury membebani logam mulia. Presiden komisaris perusahaan pialang berjangka menambahkan, naiknya ekspektasi suku bunga AS turut menekan pasar.
Pada Oktober, arah The Fed, data inflasi dan ketenagakerjaan AS, serta pergerakan dolar dan yield akan menjadi katalis. Emas dan perak berpeluang rebound jika inflasi melambat, sedangkan platinum dan palladium dipengaruhi permintaan industri otomotif serta rantai pasok global.
Sumber: Kontan





