Ganfeng Lithium Catat Laba Naik 19.540,5% pada Januari-September 2026
Laporan 37 perusahaan baterai dan energi baru China menunjukkan pemulihan laba, ditopang permintaan penyimpanan energi dan baterai serta pulihnya harga litium.

Foto: Jakub Pabis / Pexels
Sebanyak 37 perusahaan baterai dan energi baru China melaporkan kinerja kuartal III atau proyeksi laba untuk Januari-September 2026. Ganfeng Lithium mencatat laba bersih 5,012 miliar yuan, melonjak 19.540,5% dibanding setahun sebelumnya, seiring pulihnya harga produk litium dan meningkatnya penjualan baterai litium.
Di hulu, Tianqi Lithium memperkirakan laba naik 2.735-3.235%, sedangkan CATL membukukan laba 64,53 miliar yuan, tumbuh 31,6%. Di segmen material, DFD melaporkan laba naik 658,72%; beberapa perusahaan lain juga memperkirakan laba berbalik dari rugi.
Artikel tersebut mengaitkan penguatan kinerja dengan permintaan baterai kendaraan listrik dan penyimpanan energi, kenaikan harga litium, serta utilisasi kapasitas yang lebih tinggi. Namun, pemulihan tidak merata: Jinko Solar memperkirakan masih merugi 2,976-3,576 miliar yuan pada periode yang sama.
Hasil ini menandakan perbaikan di sejumlah mata rantai industri, terutama bahan baku dan material, tetapi bukan gambaran bahwa semua perusahaan untung. Artikel tidak menyebut pergerakan harga saham atau indeks; dampak pasar yang dapat disimpulkan terbatas pada prospek laba emiten terkait.
Sumber: SMM (metal.com)





