News Update
Pasar Modal

IHSG Anjlok 11,57%, Peluang Kembali ke 6.000 Bergantung pada MSCI

IHSG turun ke 5.185,10 pada 16 Oktober; Suria Dharma menyebut pemulihan ke 6.000 masih mungkin jika sentimen MSCI mereda dan investor lokal tetap aktif.

Memuat gambar...
IHSG Anjlok 11,57%, Peluang Kembali ke 6.000 Bergantung pada MSCI

Foto: Yan Krukau / Pexels

IHSG ditutup turun 11,57% ke 5.185,10 pada Jumat (16/10/2026), setelah MSCI membuka konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. BEI sempat menghentikan perdagangan selama 30 menit setelah indeks terkoreksi lebih dari 8%. Keputusan MSCI dijadwalkan paling lambat akhir Juni 2027.

Suria Dharma, Deputy President Director Samuel Sekuritas Indonesia, menilai IHSG masih berpeluang mencapai 6.000 pada akhir 2026, tetapi pemulihan menghadapi tekanan jual asing. Dalam sebulan ke depan, peluang itu bergantung pada meredanya sentimen MSCI dan aktivitas investor lokal. IHSG telah turun 40,04% sejak awal tahun.

Investor asing membukukan net sell Rp3,4 triliun di pasar reguler pada 16 Oktober. Akumulasi penjualan bersih sejak awal tahun mencapai Rp110,77 triliun. Suria mendorong BEI dan OJK memperkuat komunikasi dengan MSCI untuk membantu memulihkan kepercayaan investor.

Ia juga menilai sanksi OJK kepada DSSA, BREN, dan CUAN belum menjadi katalis positif. Di tengah ketidakpastian evaluasi MSCI dan arus keluar dana asing, dukungan investor domestik menjadi salah satu faktor penting bagi pergerakan IHSG.

Sumber: Kontan

Berita lainnya