KKGI Laporkan Eksplorasi Oktober, Biaya 2.915.674 dan 42.955
KKGI melaporkan eksplorasi Oktober 2026 di dua area dengan biaya tercantum 2.915.674 dan 42.955 serta tindak lanjut pemetaan geologi.

Foto: Alfo Medeiros / Pexels
PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) melaporkan aktivitas eksplorasi Oktober 2026 kepada BEI pada 9 Oktober 2026. Laporan bernomor 011/RAIN-BEI/ACC/X/2026 itu mencakup Sub Blok Handil Bakti dan Blok Utara.
Di Sub Blok Handil Bakti, kegiatan dilakukan PT Insani Baraperkasa dengan metode bor dangkal. Biaya yang dicantumkan sebesar 2.915.674. Di Blok Utara, PT Loa Haur melakukan bor dangkal dengan biaya 42.955.
Kedua area masih berada dalam proses konfirmasi cadangan tertambang. Perseroan menyebut biaya dalam laporan menggunakan mata uang dolar AS, sementara bagian informasi lain dokumen menyebut laporan aktivitas bulan Juni 2026.
Rencana berikutnya ialah melanjutkan pemetaan geologi dan pembebasan lahan di kedua area. Pengumuman ini tidak memuat perubahan cadangan, produksi, atau proyeksi keuangan, sehingga dampak langsung terhadap harga KKGI belum dijelaskan.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI





