Peretasan Binance US$6,3 Miliar Dikaitkan dengan Korea Utara
Korea Utara menyebut sanksi internasional tidak efektif sehari setelah peretasan Binance berdampak sekitar US$6,3 miliar dan dikaitkan dengan kelompok TraderTraitor.

Foto: Tima Miroshnichenko / Pexels
Korea Utara menyatakan sanksi internasional tidak efektif, sehari setelah peretasan Binance yang berdampak sekitar US$6,3 miliar. TRM Labs mengaitkan serangan itu dengan TraderTraitor, unit peretasan elite Korea Utara.
TRM Labs mencatat penyerang memindahkan sekitar US$6,36 miliar dari dompet Binance di 10 blockchain, sebagian besar dalam sekitar 20 menit. Nilai itu menjadikannya pencurian kripto terbesar dalam catatan.
Binance dan mitra blockchain membekukan sekitar US$3 miliar aset terdampak. Bursa tersebut menangguhkan penarikan sementara dan menyatakan akan menanggung seluruh kerugian pengguna.
Pasar kripto ikut tertekan. Bitcoin (BTC) turun sekitar 3% ke kisaran US$77.000, sementara Ether (ETH) merosot 4% ke sekitar US$2.200. Tether membekukan lebih dari 1,567 miliar USDT dan Circle membekukan lebih dari US$800 juta USDC terkait insiden itu.





