Proyek Emas TGME Theta Capai 72% Konstruksi per Akhir September
Theta Gold Mines menyebut konstruksi fasilitas pengolahan TGME di Afrika Selatan mencapai 72% per 30 September 2026 dan menerima pencairan obligasi US$37 juta.

Theta Gold Mines melaporkan fasilitas pengolahan di proyek emas TGME, Afrika Selatan, telah mencapai sekitar 72% konstruksi pada 30 September 2026. Dua ball mill sudah terpasang, sementara pekerjaan berlanjut di area penghancuran, penggilingan, carbon-in-leach, dan ruang emas.
Dalam laporan kuartal Juli-September, perusahaan juga menyatakan menerima US$37 juta pada 9 September dari fasilitas obligasi senior berjaminan US$90 juta. Pencairan itu dilakukan setelah syarat pendanaan ekuitas terkait dipenuhi. Proyek disebut masih sesuai anggaran.
Theta mengantisipasi pencairan obligasi berikutnya pada awal November, bergantung pada pemenuhan ketentuan. Perusahaan juga memperoleh izin penggunaan air selama 15 tahun untuk Rietfontein, sehingga cakupan izin bagi empat tambang dalam rencana pengembangan TGME telah lengkap.
Belum ada produksi komersial; Theta menargetkan emas pertama pada 2027. Karena itu, kemajuan ini belum menambah pasokan emas saat ini, dan laporan tidak merinci dampak langsung pada harga emas.
Sumber: SMM (metal.com)





