RATU Bidik Aset Migas di Malaysia, Filipina, dan Thailand
RATU menuntaskan akuisisi blok Kasuri dan Madura Strait pada semester I 2026, sambil menjajaki aset migas di tiga negara Asia Tenggara.

Foto: Sora Shimazaki / Pexels
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) menargetkan pengembangan bisnis migas melalui penjajakan aset di Malaysia, Filipina, dan Thailand. Direktur Keuangan RATU Adrian Hartadi menyampaikan strategi itu dalam wawancara CNBC Indonesia pada Senin, 13 Oktober 2026.
Pada semester I 2026, RATU menyelesaikan proses akuisisi blok migas Kasuri di Teluk Bintuni dan Blok Madura Strait. Untuk paruh kedua tahun ini, perusahaan berfokus mengoptimalkan aset tersebut sekaligus meneruskan kerja sama terkait peluang akuisisi potensial.
Kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi tantangan dalam upaya akuisisi, menurut paparan perusahaan. RATU juga menyatakan eksplorasi aset luar negeri menjadi fokus, sementara ekspansi ke kegiatan eksplorasi migas yang lebih berisiko masih membutuhkan penguatan fundamental.
Bagi pasar, kabar ini menyoroti arah ekspansi RATU dan rencana penambahan portofolio lintas negara, bukan transaksi baru yang telah dipastikan. Paparan tersebut tidak merinci nilai akuisisi, target waktu, atau respons harga saham, sehingga dampak pasar langsung belum dapat disimpulkan dari informasi yang tersedia.
Sumber: CNBC Indonesia





