Sumbar Canangkan Reaktivasi Rel Rp11 Triliun, Konstruksi Ditargetkan 2027
Pemerintah mencanangkan reaktivasi jalur kereta Sumatera Barat senilai sekitar Rp11 triliun, dimulai dari Kayu Tanam-Padang Panjang.

Foto: prtscfn 📸 / Pexels
Pemerintah mencanangkan reaktivasi jalur kereta api di Sumatera Barat pada Selasa (27/10/2026), dengan anggaran sekitar Rp11 triliun. Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebut proyek ini sebagai bagian dari upaya memperluas pemerataan layanan transportasi publik di Indonesia.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan tahap awal mencakup jalur Kayu Tanam-Padang Panjang sepanjang 15,3 kilometer. Konstruksi direncanakan mulai pada 2027 setelah kajian selesai. Jaringan rel aktif di Sumbar saat ini sekitar 84 kilometer, sementara jalur aktif di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer.
Proyek bertahap ini ditargetkan selesai dalam tiga hingga empat tahun. Rencana berikutnya mencakup jalur menuju Solok dan Sawahlunto, serta pengembangan dari Padang Panjang ke Bukittinggi, Payakumbuh, hingga Limbanang.
Dampak ekonomi yang diharapkan meliputi kelancaran mobilitas warga dan distribusi komoditas. Namun, artikel tidak menyebut emiten atau dampak langsung terhadap harga saham, sehingga prospek pasar modal belum dapat disimpulkan dari informasi tersebut.
Sumber: Antara





