News Update
Komoditas

Target Ekspor Nikel US$45 Miliar 2026 Dinilai Berat

Target ekspor nikel Indonesia US$45 miliar pada 2026 dinilai menantang karena membutuhkan pertumbuhan 12,5% dan dukungan volume serta kinerja smelter.

Memuat gambar...
Target Ekspor Nikel US$45 Miliar 2026 Dinilai Berat

Foto: Los Muertos Crew / Pexels

Pemerintah menargetkan ekspor nikel Indonesia minimal US$45 miliar pada 2026, naik dari lebih dari US$40 miliar pada 2025. Bahlil Lahadalia menyampaikan target itu saat pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD City, 14 Oktober 2026.

Bahlil menjabat Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi. Ia menyebut capaian ekspor nikel telah mencapai US$34 miliar pada 2023 sebelum melampaui US$40 miliar pada 2025.

Bisman Bakhtiar dari Pushep menilai sasaran tersebut berat, tetapi masih mungkin dicapai dengan usaha ekstra. Kenaikan dari US$40 miliar ke US$45 miliar membutuhkan pertumbuhan sekitar 12,5%.

Harga bukan satu-satunya penentu: volume ekspor, utilisasi smelter, dan komposisi produk hilir penting. Kelebihan pasokan, permintaan lemah, volatilitas harga, dan perubahan kebijakan produksi berisiko. Pemangkasan produksi dapat memperbaiki prospek harga hingga akhir 2026.

Sumber: Kontan

Berita lainnya