Netanyahu Siapkan Kripto Hadapi Potensi Sanksi, Bank Israel Menolak
Benjamin Netanyahu menyiapkan opsi kripto dan blockchain untuk menghadapi potensi sanksi perbankan, tetapi Bank of Israel dan lebih dari 100 ekonom menentangnya.

Foto: https://kaboompics.com/ / Pexels
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Jumat (23 Oktober) menyatakan pemerintah menyiapkan opsi kripto dan blockchain untuk menghadapi kemungkinan sanksi perbankan internasional. Pernyataan itu muncul menjelang pemilu 27 Oktober.
Netanyahu menyebut aset digital dapat menjadi jalur alternatif jika sanksi meluas. Inggris, Prancis, Kanada, dan sembilan negara Barat lain sebelumnya mengumumkan pembatasan impor barang dari permukiman Israel di Tepi Barat.
Bank of Israel menolak gagasan itu dan menyatakan mata uang kripto tidak dapat dipakai untuk menghindari sanksi. Bank sentral meminta pemerintah menjaga hubungan ekonomi dengan mitra dagang utama dan mencegah sanksi.
Lebih dari 100 ekonom, termasuk mantan pejabat bank sentral, memperingatkan proposal tersebut dapat memicu pengangguran lebih tinggi, penurunan investasi asing, dan merosotnya posisi ekonomi Israel.
Sumber: Cointelegraph




