Utang Nasional AS Tembus Rekor US$40,5 Triliun
Utang nasional AS mencatat rekor baru US$40,5 triliun, menambah perhatian pada kebutuhan pembiayaan pemerintah dan arah imbal hasil obligasi.

Foto: DΛVΞ GΛRCIΛ / Pexels
Utang nasional Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi US$40,5 triliun, menurut unggahan terbaru. Angka tersebut mencakup kewajiban pemerintah federal kepada pemegang surat utang serta akun pemerintah lainnya; rincian tanggal pencatatan tidak dicantumkan.
Data Joint Economic Committee Senat AS mencatat utang bruto sebesar US$40,25 triliun per 5 Oktober 2026. Lembaga itu juga menyebut rata-rata kenaikannya dalam setahun mencapai US$6,55 miliar per hari. Angka US$40,5 triliun dalam unggahan menunjukkan rekor yang lebih baru.
Besarnya utang mencerminkan akumulasi defisit ketika belanja pemerintah melampaui penerimaan. Reuters melaporkan biaya bunga dan belanja program sosial menjadi tekanan fiskal, sementara investor obligasi dapat meminta imbal hasil lebih tinggi untuk menyerap penerbitan surat utang yang besar.
Bagi pasar, imbal hasil Treasury jangka panjang menjadi perhatian karena kenaikannya dapat menekan harga obligasi dan menambah biaya pinjaman di sektor lain. Namun, angka rekor utang saja belum menunjukkan perubahan langsung pada saham atau aset kripto; pergerakan pasar bergantung pada respons investor dan perkembangan penerbitan obligasi.





