AMMN Siapkan Buyback Maksimal Rp1 Triliun hingga Januari 2027
AMMN menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun untuk buyback hingga 22 Januari 2027; porsi maksimalnya 0,37% saham beredar.

Foto: Tima Miroshnichenko / Pexels
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun untuk buyback saham pada 22 Oktober 2026-22 Januari 2027. Aksi ini diperkirakan mencakup maksimal 0,37% modal ditempatkan dan disetor, dengan pendanaan dari kas internal.
Pengamat pasar modal Hendra Wardana menilai buyback dapat mendukung sentimen sebagai sinyal kepercayaan manajemen. Namun, dampaknya pada harga saham diperkirakan terbatas karena porsi pembelian relatif kecil. Potensi kenaikan laba per saham juga dinilai terbatas jika laba bersih tidak berubah.
Hendra menyebut penggunaan kas internal menghindari penambahan utang, tetapi perusahaan tetap perlu menjaga likuiditas untuk operasional, pengembangan tambang, fasilitas pengolahan, dan kewajiban. Investor juga perlu mencermati realisasi jumlah dan harga saham yang dibeli; dana maksimal tidak berarti seluruhnya akan digunakan.
Ia merekomendasikan trading buy dengan target Rp4.500 per saham. Prospek AMMN turut dipengaruhi harga tembaga dan emas, produksi, serta kelancaran operasi; koreksi komoditas, gangguan operasional, dan volatilitas IHSG menjadi risiko. Buyback menjadi sentimen tambahan, bukan satu-satunya penentu kinerja saham.
Sumber: Kontan





