News Update
Pasar Modal

BEI Keluarkan 82 Saham HSC dari Perhitungan IHSG Mulai 2 November

BEI mengeluarkan 82 saham HSC dari IHSG mulai 2 November 2026; bobot saham perbankan diperkirakan meningkat.

Memuat gambar...
BEI Keluarkan 82 Saham HSC dari Perhitungan IHSG Mulai 2 November

Foto: Masood Aslami / Pexels

Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Senin, 2 November 2026, mengeluarkan 82 saham berkategori high shareholding concentration (HSC) dari perhitungan IHSG. Saham-saham itu tetap tercatat dan dapat diperdagangkan di bursa.

Direktur Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai langkah tersebut berpotensi menurunkan volatilitas indeks, tetapi tidak memulihkan kerugian investor. Hingga penutupan 22 Oktober 2026, IHSG berada di 5.387,90, turun 37,69% dari akhir 2025 di 8.646,94.

Perubahan komposisi tidak otomatis menggerakkan level IHSG pada hari penerapan karena BEI menyesuaikan divisor. Bobot saham tersisa diperkirakan naik sekitar 22%; BBCA dan BBRI mencapai batas 9%, sementara bobot BMRI menjadi 6,95% dan TLKM 4,48%.

Sepuluh saham terbesar diperkirakan menguasai hampir 47% indeks, membuat pergerakan bank besar makin menentukan arah IHSG. Penyesuaian portofolio berbasis indeks berpotensi menekan saham HSC berlikuiditas rendah, meski replikasi indeks dapat lebih mudah bagi pengelola reksa dana.

Sumber: Kontan

Berita lainnya