BI Lepas Rp90 Triliun dari GWM untuk Longgarkan Likuiditas Perbankan
BI menurunkan GWM bank umum konvensional bertahap dan melepas sekitar Rp90 triliun dari dana yang tersimpan di bank sentral.

Foto: Valeria Drozdova / Pexels
Bank Indonesia pada Jumat (23/10) mengumumkan GWM bank umum konvensional turun dari 9% menjadi 7% bertahap. Tahap pertama berlaku 1 November 2026 dan berikutnya 1 Desember 2026. Pelepasan tahap pertama sekitar Rp90 triliun berasal dari dana di BI.
Firman Mochtar dari BI mengatakan pelonggaran ini memberi bank ruang memakai dana tanpa terikat kredit sektor tertentu. Total penurunan GWM 2% diproyeksikan menambah likuiditas sekitar Rp190 triliun, termasuk dana yang sudah masuk melalui KLM.
Kebijakan ini merespons kredit September 2026 yang tumbuh 13,26% secara tahunan, melampaui DPK sebesar 8,22%. BI menilai likuiditas tetap terkendali dan mengawasi penyaluran kredit melalui komitmen serta evaluasi KLM.
BI juga menaikkan Deposit Facility 25 basis poin menjadi 5%, sementara BI-Rate dipertahankan 5,75% untuk memperkuat transmisi kebijakan moneter.
Sumber: CNN Indonesia





