BREN, KEEN, TOBA, PGEO Dapat Katalis dari Ekspansi Energi Hijau
BREN, KEEN, TOBA, dan PGEO menghadapi katalis berbeda dari ekspansi EBT, buyback, investasi limbah, serta pertumbuhan operasional.

Foto: Miriam Espacio / Pexels
Pada 25 Oktober 2026, prospek saham energi hijau BREN, KEEN, TOBA, dan PGEO mendapat katalis dari ekspansi energi baru terbarukan, buyback, serta bisnis limbah. BREN menargetkan kapasitas 2,3-2,8 GW pada 2032 dan menyiapkan buyback maksimal Rp1 triliun hingga 31 Desember 2026.
KEEN menambah kapasitas 10 MW dari PLTM Salu Noling pada kuartal II-2026 sehingga kapasitas terpasangnya menjadi 79,5 MW. TOBA berencana menghimpun maksimal S$555 juta untuk memperluas bisnis pengelolaan limbah Asia, menunggu persetujuan RUPSLB.
PGEO mencatat pendapatan semester I-2026 tumbuh 14,7% secara tahunan, margin EBITDA 78,3%, dan faktor kapasitas 90,4%. Target tambahan panas bumi 5,1 GW dalam RUPTL hingga 2034 menopang perhatian pasar, tetapi modal dan eksekusi tetap krusial.
Sumber: Kontan





