News Update
Komoditas

Emas Spot Turun 4,14% Sepekan, Antam Diproyeksi Rp2,39 Juta-Rp2,69 Juta

Emas dunia melemah 4,14% sepekan hingga 23 Oktober, sementara harga Antam bertahan Rp2,54 juta per gram; Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rentang harga pekan terakhir Oktober.

Memuat gambar...
Emas Spot Turun 4,14% Sepekan, Antam Diproyeksi Rp2,39 Juta-Rp2,69 Juta

Foto: https://kaboompics.com/ / Pexels

Harga emas spot ditutup di US$3.996,10 per ons troi pada Jumat (23/10/2026), turun 0,71% sehari dan 4,14% dalam sepekan. Pada Sabtu (24/10), emas Antam bertahan di Rp2.540.000 per gram, tak berubah dari perdagangan sebelumnya.

Penurunan emas dunia terjadi saat harga minyak Brent melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun. Serangan Houthi di Arab Saudi memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi dan inflasi. Inflasi konsumen serta produsen AS juga naik melampaui perkiraan, memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama.

Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai dolar AS yang kuat dan prospek suku bunga tersebut masih menekan emas. Ia memperkirakan harga dunia pekan terakhir Oktober berada pada rentang support US$3.884-US$3.951 dan resistance US$4.053-US$4.138 per ons troi.

Untuk Antam, proyeksi support berada di Rp2.390.000-Rp2.505.000 dan resistance Rp2.545.000-Rp2.690.000 per gram. Pasar juga menanti keputusan suku bunga The Fed pada 27-28 Oktober dan data PCE AS pada 29 Oktober; keduanya menjadi petunjuk bagi arah kebijakan moneter dan sentimen emas.

Sumber: Kontan

Berita lainnya