KUR Tersalur Rp257,84 Triliun hingga 20 Oktober 2026
Pemerintah mencatat penyaluran KUR Rp257,84 triliun hingga 20 Oktober 2026, sementara sejumlah kebijakan ekonomi lain turut menjadi sorotan sepekan.

Foto: Nothing Ahead / Pexels
Pemerintah mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp257,84 triliun hingga 20 Oktober 2026. Nilai itu setara 87 persen dari plafon tahun ini dan telah menjangkau 4 juta debitur, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 22 Oktober.
Pada pekan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyatakan akan mengevaluasi kontrak ekspor energi dengan negara yang dianggap tidak kooperatif. Pernyataan itu disampaikan saat peresmian penerimaan gas JNE#6 dan fasilitas produksi Lapangan Maha-South Hub pada 22 Oktober.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan nilai tukar nelayan meningkat dari 103 menjadi 120 pada 2027 melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebut Danantara berencana menambah kepemilikan saham perusahaan negara yang tercatat di bursa, dengan prioritas pada emiten berfundamental baik.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan gaji PNS tetap disalurkan melalui perbankan. Rangkaian kebijakan ini memberi konteks bagi sektor energi, pembiayaan UMKM, perikanan, dan saham BUMN, tetapi laporan tersebut tidak mencatat reaksi harga pasar atau dampak langsung pada indeks saham.
Sumber: Antara





