Pemasok Jamnagar Jual 8.000 Ton Billet Kuningan ke China
Ekspor billet kuningan India tetap ramai pada pekan pertama November, tetapi kenaikan biaya scrap menekan margin produsen.

Foto: Oğuz Kaan Boğa / Pexels
Ekspor billet kuningan India ke China tetap ramai pada pekan pertama November. Seorang pemasok di Jamnagar melaporkan penjualan 8.000 ton, sementara indikasi harga beli China naik menjadi 63,5-64% dari harga tembaga LME tenor tiga bulan, dari 63-63,5% sepekan sebelumnya.
Pada 3 November, tembaga LME tiga bulan berada di US$14.001 per ton. Nilainya turun dari US$14.435 pada 27 Oktober, atau berkurang US$434 (3,01%). Harga penyelesaian tunai LME juga melemah 3,52% menjadi US$14.110,50 per ton.
Permintaan domestik China disebut sedikit membaik dan impor dari India meningkat karena harga lebih kompetitif. Namun, penguatan harga scrap kuningan domestik menambah beban biaya produsen. Di Delhi, scrap Purja tercatat ₹832.000 per ton dan Honey ₹877.000.
Di Jamnagar, scrap Vilayati berada di ₹860.000 per ton, sedangkan Honey di ₹890.000-895.000. Kenaikan biaya bahan baku menekan keuntungan eksportir; pelaku pasar menyebut volume besar dan pembayaran cepat menjadi syarat agar ekspor tetap layak.
Sumber: SMM (metal.com)





