News Update
Nasional

PJT II Mulai Pengembangan PLTS Terapung 100 MW di Jatigede

PJT II menyatakan proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede segera dimulai, sementara proyek 80 MW di Jatiluhur masih dalam studi kelayakan.

Memuat gambar...
PJT II Mulai Pengembangan PLTS Terapung 100 MW di Jatigede

Foto: Artem Korolev / Pexels

Perum Jasa Tirta II (PJT II) menyatakan pengembangan PLTS terapung berkapasitas 100 MW di Waduk Jatigede, Sumedang, segera dimulai. Direktur Utama PJT II Imam Santoso menyampaikan perkembangan itu di Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu, seusai kegiatan bersama BP BUMN. Jadwal konstruksi dan target operasi belum dirinci.

Proyek PLTS terapung berkapasitas 80 MW di Waduk Jatiluhur masih berada pada tahap studi kelayakan. PJT II juga menyebut potensi PLTS terapung hingga 2,8 GWp di sejumlah waduk dalam wilayah kerjanya, tetapi menegaskan angka itu merupakan potensi yang masih perlu perencanaan, bukan kapasitas terpasang.

Lima lokasi lain-Batutegi, Sindangheula, Karian, Cipanas, dan Kuningan-akan mulai dijajaki pada 2027. Perusahaan turut mengidentifikasi potensi PLTA pumped storage sebesar 760 MW. PLTA Ir H Djuanda yang dikelola PJT II memiliki kapasitas terpasang 187,5 MW, dengan listrik disalurkan kepada PLN dan sejumlah industri.

Rencana Jatigede menambah proyek energi surya yang tengah disiapkan di infrastruktur waduk, tetapi belum ada jadwal operasi atau rincian dampak finansial yang diumumkan. Karena itu, kabar ini memberi konteks bagi perkembangan energi terbarukan domestik, bukan angka baru untuk memperkirakan pendapatan perusahaan atau dampak langsung terhadap saham tertentu.

Sumber: Antara

Berita lainnya