Senator Richard Blumenthal Minta Dokumen Tether soal Nxum
Senator Richard Blumenthal meminta catatan pembayaran dan komunikasi Tether dengan Nxum terkait dugaan kesepakatan bernilai US$6,3 juta.

Foto: Mark Stebnicki / Pexels
Senator AS Richard Blumenthal meminta CEO Tether Paolo Ardoino menyerahkan catatan kontrak, pembayaran, komunikasi, dan lobi terkait perusahaan Nxum. Permintaan itu menyusul laporan dugaan kesepakatan senilai US$6,3 juta dengan perusahaan yang didirikan bersama Bo Hines, mantan penasihat kripto Gedung Putih.
Dalam surat yang dikirim Kamis, Blumenthal menyoroti dugaan pembayaran saat Hines masih terlibat dalam kebijakan aset digital pemerintahan Trump. Rilis kantornya menyebut Tether menyepakati pembayaran US$415.000 per bulan kepada Nxum pada Mei 2025. Hines kemudian bergabung dengan Tether dan memimpin operasi AS.
Blumenthal juga meminta rincian dugaan koordinasi lobi terkait GENIUS Act, rancangan aturan stablecoin. Ia menetapkan 6 November 2026 sebagai tenggat pemberian informasi. Permintaan tersebut merupakan bagian dari penyelidikan anggota senior Partai Demokrat di Subkomite Permanen Senat untuk Investigasi.
Tether menyatakan investigasi internal sebelumnya yang dilakukan penasihat eksternal tidak menemukan bukti pelanggaran. Perkembangan ini menambah sorotan terhadap hubungan bisnis dan lobi di sekitar aturan stablecoin, tetapi sumber yang ditelaah tidak melaporkan perubahan harga pasar atau dampak langsung pada aset kripto.
Sumber: Cointelegraph





